lagu lama, bidadari…
March 21, 2007
entah kenapa, setelah susah payah ku bangun tembok beton tebal di hati ini, tiba-tiba kudapati kemarin, tembok itu retak, dan kenangan akanmu keluar dari penjara bawah tanah hatiku…
tidak ada kata2 dari temanku yang membuatku teringat akanmu. tidak ada pesan ataupun callingmu. bahkan wajah kecilmu disudut rak bukuku yang penuh debu sudah mulai kulupakan. namun entah kenapa, tiba-tiba terlintas lagi wajah itu… dan background sound dari lagu yang pernah kunyanyikan saat itupun kembali berputar…
I guess I miss you…
Guess I really really do…
aku tidak tau apa yang terjadi dengan hati ini… padahal sudah mulai dapat kukikis dirimu… yah, aku mungkin tak bisa sepuitis dulu… sehingga tak mungkin kutulis puisi sedih, atau bahkan lagu.
jadi jadilah… kerinduan yang dulu selalu kuanggap sebagai kenikmatan, kini berubah menjadi siksaan… yang menyayat nyayat hatiku… hahaha… walau aku sadar, aku tak pantas untukmu.
hahaha… apakah mungkin itu?? melihatmu melangkah maju, sementara diriku masih tertatih-tatih disini… aku tak mau angkuh dengan berteriak padamu untuk menungguku, karena memang aku tak layak ditunggu…
yah… biar aku selalu meyakinkan hatiku, aku tidak layak mendapatkan bidadari sepertimu (oh ya… aku masih ingat kalau kau bidadariku…) tapi entah mengapa, hatiku masih terus terpaku pada dirimu…
aku tidak bermaksud menyakitimu, bidadari… namun jelas hatiku bisa meledak jika terus kutahan didalam… dan satu-satunya cara untuk bisa melampiaskannya adalah menuliskannya di buku harian elektronik ini, seraya berusaha untuk terlihat bahwa tidak terjadi apa-apa…
glad to know you fine, and I know you will always fine without me…
itu yang bisa kukatakan untukmu… biar hanya bisa kutuliskan disini, dan tidak kukatakan langsung, atau kuketik dengan keypad cellphone-ku dan kukirimkan padamu. dan lagu itu terngiang lagi…
I guess I miss you…
Guess I really really do…
yah, banyak orang yang menganggapku cengeng, karena masih sering teringat dan larut pada kenangan akanmu… yah, seperti yang dulu pernah kukatakan…
saat kita pernah melihat bidadari, hidup takkan pernah sama lagi…
mungkin akan ada yang mengatakan padamu, bahwa kau bukan bidadari yang suci dan tidak kenal akan emosi dunia, namun tetap kau adalah bidadariku… yang dulu pernah terukir dihatiku… dan akan hilang… semoga…
I guess I miss you…
Guess I really really do…
yah, bye my angel, seperti yang selalu kukatakan saat menulis sesuatu tentangmu… bye bukan berarti aku akan langsung melupakanmu… namun paling tidak ini adalah usaha untuk berpaling dari sosokmu…
I guess I miss you…
Guess I really really do…
I guess I will always do…