mataku terbuka pelan,
memandang kekiri dan kekanan…

pilar-pilar masjid putih bersih mengkilat terlihat,
terasa dingin lantai marmer berkarpet..

entah dimana ini, namun sungguh sangat nyaman…

tiba-tiba mataku terhenti di sesosok pria…
menuju kearahku, membawa kesejukan…
wajahnya yang bersinar mencipta rindu…
senyumnya mendamaikan hati…
air mataku mengalir deras…
membasahi pipi…

benarkah ini?
beliau berada disini…
memandangku…
tersenyum padaku…
seorang yang tak berarti di dunia ini?

tiba-tiba beliau berhenti, tepat dihadapan
tangannya terulur, segera kusambut erat…
kuciumi dengan perasaan rindu yang teramat dalam…
air mata terus saja mengalir…
dan bibir berulang mengucap…
kata yang bisa kuucapkan…

Assalamu alaika, ya Rasulullah…..

Comments are closed.