Pesan Untuk Istriku

August 15, 2007

dinda… jadilah kau semangatku… semangat yang membangunkanku disepertiga terakhir malam, tiada lain untuk berkholwat denganNya… yang setengah memaksaku untuk rutin membaca dan menghafal Alquran… yang senantiasa melambaikan tangan beserta senyum tulus melepasku pergi menunaikan amanah dakwah… yang menjadi pendorongku untuk selalu belajar… yang membuatku selalu rajin melaksanakan ibadah2 wajib dan sunnah… yang terus membuatku mampu mencari nafkah, hanya agar kita bisa menggunakannya sedikit, dan menginfakkan sebagian besarnya…

bidadari… marahlah padaku… ketika aku merasa malas menunaikan kewajiban dariNya… ketika aku lebih memilihmu dari pada para murid ngajiku… ketika aku membeli barang2 yang terasa menghamburkan uang…

rembulan… dampingi aku… dalam menunaikan tugasku sebagai nahkoda kapal kita… dalam segala tugas Jihad yang kadang terasa menyesakkan… dalam perjuangan meraih ridhoNya… dalam perjalanan menuju JannahNya…

mawarku… janganlah kau berpaling dari Ia… karena sungguh aku tak mau kau berpaling dariNya… karena walaupun aku mencintaimu… aku lebih mencintaiNya… teruslah berjalan bersamaku dijalanNya…

sayang… maafkan diriku, yang tak mampu memberimu segala kemewahan… jadi jika suatu saat ku tak bisa memiliki rumah sendiri… mobil sendiri… motor sendiri… tidak selalu bisa membelikanmu jilbab yang baru setiap tahunnya… dan tidak mampu memberi emas ataupun berlian…kuharap kau mau bersabar, dan selalu bersamaku… sungguh aku tak mungkin bisa menikmati semua itu, sementara masih banyak perut yang merasa lapar… masih banyak kulit yang terrajam dinginnya malam, dan yang belum tercukupi segala kebutuhannya…

cinta… sabarlah berjalan bersamaku… itu semua yang kuharapkan darimu…

aku sudah mengatakannya. sekarang giliranmu.

Comments are closed.